Bisniscom, JAKARTA - Otoritas Pelabuhan (OP) Tanjung Priok masih menunggu pembahasan terkait dengan usulan tarif container handling charges (CHC) naik dari para operator terminal dan pelabuhan di Tanjung Priok.. CHC merupakan biaya yang dikenakan oleh pengelola terminal peti kemas kepada pengguna jasanya, (biasanya adalah shipping line), dari sejak kapal sandar, membongkar muatan hingga
DiskominfoKota Surabaya). Surabaya, IDN Times - Kapal Pesiar Seabourn Sojoun sedang bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (30/3/2023). Puluhan penumpangnya yang merupakan wisatawan mancanegara, menyempatkan waktu sejenak untuk menikmati wisata di Kota Pahlawan. Salah satu yang mereka kunjungi adalah Balai Kota Surabaya.
Aruskapal penumpang lewat pelabuhan Tanjung perak 2008 sebanyak 1.446 unit atau GT 10.911.464 Sampai Oktober 2009 sebanyak 1.117 unit atau 8.159.012. Sebanyak enam perusahaan pelayaran melayani angkutan penumpang. Tercatat 18 armada kapal PT PELNI melayani pelabuhan Tanjung Perak, antara
Posisikapal ketika melakukan pengisian adalah tegak lurus dengan dermaga dan dalam keadaan sandar dengan kapal lain. Proses pengisian muatan ini selesai pada pukul 22.00 WIB. Kharisma Selatan terbalik pada tanggal 18 Desember 2007, pukul 02.45 WIB di Dermaga Mirah, pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada koordinat 7°12' 11.80" LS dan 112
Bisniscom, SURABAYA--Pengusaha menilai waktu tunggu kapal dan bongkar kontainer di Tanjung Perak Surabaya tidak ideal akibat kesalahan administrasi, keterbatasan fasilitas, dan tumpang tindih tata kelola. Ketua Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Jawa Timur Bambang Sukadi menuturkan waktu yang diperlukan untuk mengeluarkan barang/kontainer di Tanjung Perak pernah mencapai 20
VzzZna. PERUSAHAAN NAMA KAPAL WAKTU KEDATANGAN WAKTU KEBERANGKAT PELABUHAN ASAL PELABUHAN TUJUAN 1 PT. PELAYARAN NASIONAL INDONESIA DOROLONDA 2021-12-16 120000 2021-12-17 150000 TANJUNG PERAK TANJUNG PERAK 2 PT. PELAYARAN NASIONAL INDONESIA KELUD 2021-12-16 210000 2021-12-17 235900 BATAM BATAM 3 PT. PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CIREMAI 2021-12-19 220000 TANJUNG PERAK 4 PT. PELAYARAN NASIONAL INDONESIA NGGAPULU 2021-12-20 170000 2021-12-21 090000 TANJUNG PERAK TANJUNG PERAK 5 PT. PELAYARAN NASIONAL INDONESIA GUNUNG DEMPO 2021-12-24 000000 2021-12-24 130000 TANJUNG PERAK TANJUNG PERAK 6 PT. PELAYARAN NASIONAL INDONESIA KELUD 2021-12-25 060000 2021-12-25 235900 BATAM BATAM 7 PT. PELAYARAN NASIONAL INDONESIA DOROLONDA 2021-12-30 120000 2021-12-31 150000 TANJUNG PERAK TANJUNG PERAK 8 PT. PELAYARAN NASIONAL INDONESIA KELUD 2021-12-31 030000 2021-12-31 235900 BATAM BATAM 9 PT. PELAYARAN NASIONAL INDONESIA DOBONSOLO 2021-12-31 200000 2022-01-01 070000 TANJUNG PERAK TANJUNG PERAK 10 PT. PELAYARAN NASIONAL INDONESIA NGGAPULU 2022-01-01 170000 2022-01-04 090000 TANJUNG PERAK TANJUNG PERAK 11 PT. PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CIREMAI 2022-01-04 200000 TANJUNG PERAK 12 PT. PELAYARAN NASIONAL INDONESIA KELUD 2022-01-06 220000 2022-01-07 235900 BATAM BATAM 13 PT. PELAYARAN NASIONAL INDONESIA GUNUNG DEMPO 2022-01-07 000100 2022-01-08 130000 TANJUNG PERAK TANJUNG PERAK
PT Pelabuhan Indonesia Persero Sub Regional Jawa menyatakan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya telah siap menyambut kedatangan kapal pesiar “Cruise” untuk kali perdana pascapandemi Covid-19.“Kami sangat antusias menyambut kedatangan kapal Cruise perdana di Pelabuhan Tanjung Perak, ini merupakan hal yang sangat kami nantikan selama dua tahun pandemi ini. Semoga ini bisa menjadi kebangkitan ekonomi dan pariwisata di Provinsi Jawa Timur,” ujar Onny Djayus CEO Pelindo Sub Regional Jawa dalam keterangan yang dilansir Antara, Jumat 11/11/2022.Rencananya akan ada enam kapal Cruise yang dijadwalkan sandar di Pelabuhan Tanjung Perak di bulan Nopember-Desember 2022 ini di antaranya Orion dan pada tanggal 20 dan 24 November 2022 dan Mars, Seven Seas Explorer, dan Dream pada tanggal 9, 12, 15, dan 20 Desember 2022.“Kami akan mempersiapkan dengan sebaik mungkin serta berkoordinasi dengan beberapa instansi dan para pemangku kebijakan terkait untuk melakukan persiapan penyambutan, penjagaan dan pemeriksaan secara intensif ketika kapal pesiar tersebut tiba di Pelabuhan Tanjung Perak,” kata itu, persiapan lain juga dilakukan Pelindo seperti pengecekan kesiapan operasi dermaga dan penyiapan fasilitas terminal penumpang Gapura Surya Nusantara GSN mulai dari garbarata, ruang tunggu penumpang, alat pemeriksa suhu tubuh thermal scanner, ruang pemeriksaan dokumen, X-Ray, ruang laktasi, counter check-in, dan disediakan gerai UMKM bagi wisatawan yang akan asing yang memenuhi syarat keimigrasian dapat turun kapal dengan menggunakan masker dan menjaga jarak untuk diperiksa suhu tubuhnya serta menunjukkan sertifikat vaksinasi Covid-19 kepada Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan KKP dan diarahkan masuk ke dalam ruang tunggu penumpang diarahkan menuju pemeriksaan X-Ray untuk pemeriksaan barang oleh Bea dan juga terdapat kunjungan perdana kapal pesiar Laperouse berkebangsaan Perancis yang sandar di Pelabuhan Tanjung Tembaga pada 21 September dan tanggal 24 September di Pelabuhan Tanjung Emas yang membawa 85 wisatawan dan 118 kru sekaligus mengawali kunjungan cruise ship tahun 2022 pasca Pandemi Covid-19 di lingkungan Pelindo Sub Regional Jawa.“Memang angka tren kunjungan kapal pesiar tahun 2022 ini menurun 65 persen atau sebanyak enam unit jika dibandingkan dengan tahun 2019 sebelum pandemi Covid-19 sebanyak 14 unit,” kata dia.“Namun dengan segala fasilitas dan pelayanan yang terbaik dari manajemen Pelabuhan Tanjung Perak, kedepannya kami optimis jumlah kunjungan kapal pesiar yang datang dari belahan dunia akan terus meningkat setiap tahunnya seperti sebelum Pandemi Covid-19,” ujar Onny.ant/iss
Surabaya - Kapal peti kemas 'Tommi Ritscher' bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kamis 29/7. Kapal dengan kapasitas mencapai lebih dari TEUs itu diklaim sebagai kapal peti kemas terbesar yang pernah sandar di pelabuhan yang dikelola oleh PT Pelindo III Persero 'raksasa' milik perusahaan pelayaran asal Denmark, Maersk Line tersebut, akhirnya dapat sandar di Tanjung Perak setelah Pelindo III membangun Terminal Teluk Lamong TTL untuk melayani bongkar muat dengan peralatan modern yang efisien."Hari bersejarah ini membuktikan bahwa Surabaya sudah menjadi salah satu pusat perdagangan dunia, dengan dukungan fasilitas infrastruktur yang memadai dan modern. Pelindo III merasa terhormat karena inovasinya di bidang logistik dengan membangun Terminal Teluk Lamong dan merevitalisasi Alur Pelayaran Barat Surabaya APBS disambut baik oleh agen pelayaran internasional," kata Sekretaris Perusahaan Pelindo III, Yon Irawan dalam keterangan tertulisnya, Jumat 29/7/2016. TTL yang diresmikan Presiden Joko Widodo tahun lalu, merupakan terminal peti kemas dan curah kering yang beroperasi dengan peralatan semi-otomatis dan memiliki kedalaman kolam labuh -14 meter LWS. Pelindo III juga sekaligus merevitalisasi APBS jalur lintasan kapal di Selat Madura yang semula selebar 100 meter menjadi 150 meter dan berkedalaman semula -9,5 meter LWS menjadi -13 meter LWS. "Pengembangan kedua fasilitas tersebut membuat Pelabuhan Tanjung Perak berperan penting dalam menurunkan biaya logistik di Indonesia, karena dengan kapal yang lebih besar transportasi barang menjadi lebih efisien dan dengan peralatan yang lebih modern proses bongkar muat menjadi lebih cepat," dermaga internasional TTL, peti kemas yang dibongkar muat di terminal ramah lingkungan tersebut mencapai boks atau setara dengan TEUs. Kapal berbendera Portugal buatan tahun 2014 itu membongkar 549 boks peti kemas impor dan memuat boks peti kemas ekspor, dengan tujuan muatan ialah Indonesia - Cintao China - Busan Korea Selatan. "Jumlah peti kemas ekspor yang lebih banyak daripada peti kemas impor memberikan penanda positif pada perdagangan nasional di tengah perekonomian dunia yang mulai bangkit di semester kedua tahun 2016 ini," modern di TTL menarik pengguna jasa internasional karena menjanjikan kecepatan dan ketepatan kinerja bongkar muat. Konsep ramah lingkungan yang diusung anak usaha Pelindo III tersebut juga memberikan nilai tambah bagi para pengguna jasa di tengah tren global untuk cara berbisnis yang ramah lingkungan. "Kami memberikan apresiasi kepada Terminal Teluk Lamong karena pelayanan yang excellent, baik dari segi peralatan, lapangan, dan staf yang melayani, sehingga proses sandar dan bongkar muat dapat berjalan dengan mudah dan cepat," ujar Kapten Kapal Tommi Ritscher, Capt. Michael Mueller di dermaga Terminal Teluk internasional TTL memiliki fasilitas Ship To Shore crane yang berkemampuan twin-lift atau sanggup mengangkat 2 peti kemas berukuran 20 kaki secara bersamaan. Automated Stacking Crane ASC yang mendukung di lapangan penumpukan peti kemas berkecepatan tiga kali lebih efisien daripada Rubber Tired Gantry RTG konvensional. Selain itu karena beroperasi secara semi-otomatis, yakni dijalankan oleh operator dari balik menara kontrol, dapat memberikan keamanan pelayanan bagi pengguna jasa karena tidak ada pekerja SDM yang berada di lapangan penumpukan peti kemas Ritscher merupakan salah satu armada Maersk Line yang memiliki panjang 256 meter dan lebar badan kapal 34 meter. Dengan bobot kapal yang mencapai ton, kapal tersebut membutuhkan kedalaman -12,4 meter LWS. Dermaga internasional TTL memiliki kedalaman -14 meter LWS sehingga dapat disandari kapal yang lebih besar Line merupakan perusahaan pelayaran terbesar di dunia, asal Denmark. Berdasarkan ranking TOP 100 yang dirilis oleh Alphainer pada Januari 2016, Maersk Line memiliki armada terbanyak dan kapasitas angkut kapal terbesar. Perusahaan pelayaran tersebut mengoperasikan 589 unit kapal peti kemas dengan total kapasitas mencapai TEUs atau 13,5% dari total kapasitas pengiriman peti kemas dunia. feb/hns
- Simak berikut ini jadwal kapal KM Kirana VII Selasa 27 September 2022 untuk rute Lombok ke Surabaya. Pelayaran dengan jadwal kapal Lombok-Surabaya ini menempuh waktu antara 17 jam hingga 20 jam melintasi perairan Laut Flores di utara Pulau Bali hingga melewati Jembatan Suramadu. Penyeberangan dengan jadwal kapal KM Kirana VII dari Lombok ke Surabaya ini berangkat dari Pelabuhan Lembar, Lombok Barat dan sandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. KM Kirana VII merupakan armada PT Dharma Lautan Utama, perusahaan besar transportasi yang melayani penyeberangan jarak jauh dengan harga tiket ekonomis. Baca juga Harga Terbaru Tiket Kapal KM Kirana VII September 2022 Rute Surabaya-Lombok Baca juga Harga Tiket Kapal KM Kirana VII September 2022 Rute Lombok-Surabaya Adapun kapal KM Kirana VII ini merupakan armada baru PT DLU yang diluncurkan Menparekraf Sandiaga Uno pada Sabtu 18 Desember 2021 di dermaga Pelabuhan Benoa, Bali. Selain penyeberangan rutin dari Pulau Lombok ke Pulau Jawa dan sebaliknya, kapal KM Kirana VII ini dihajatkan untuk memenuhi kebutuhan transportasi laut MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika dan G20 di Bali. Aturan PPDN 29 Agustus 2022 Sebelum naik kapal KM Kirana VII calon penumpang perlu memperhatikan aturan terbaru pelaku perjalanan dalam negeri transportasi laut yang diterbitkan Satgas Penanganan Covid-19 melalui SE Nomor 24 Tahun 2022. 1. Calon penumpang usia 18 TAHUN KE ATAS sudah vaksin booster atau dosis ketiga tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes PCR/Antigen. 2. Calon penumpang usia 18 TAHUN KE ATAS sudah vaksin kedua atau vaksin pertama tidak diperbolehkan melakukan perjalanan. 3. Calon penumpang usia 18 TAHUN KE ATAS dengan kondisi kesehatan khusus tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR/Antigen tetapi wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah. 4. Calon penumpang yang telah melakukan vaksin DOSIS KE-3 BOOSTER dan ANAK USIA 6-17 TAHUN yang sudah VAKSIN DOSIS KE-2 TIDAK PERLU PCR ATAU ANTIGEN. 5. Calon penumpang yang telah melakukan vaksin DOSIS 1 & ANAK USIA 6-17 TAHUN yang sudah VAKSIN DOSIS KE-1 WAJIB MENYERTAKAN KETERANGAN NEGATIF RT-PCR dengan MASA BERLAKU 3x24 JAM atau SWAB ANTIGEN dengan MASA BERLAKU 1x24 JAM. 6. Calon Penumpang usia DIBAWAH 6 TAHUN DAPAT MELAKUKAN PERJALANAN DENGAN PENDAMPING dan TIDAK WAJIB MENUNJUKKAN HASIL RT-PCR ATAU SWAB ANTIGEN.
Surabaya-Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya terus melakukan pembenahan agar dapat berperan aktif dalam perdagangan ekspor-impor. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Wahid Wahyudi, pada pertengahan 2015, kedalaman Pelabuhan Tanjung Perak ditambah 13 meter hingga 14 meter sehingga dapat disinggahi kapal-kapal generasi kelima yang bermuatan 10 ribu teus twenty-foot equivalent unit."Karena selama ini Pelabuhan Tanjung Perak hanya dapat dilalui kapal-kapal generasi kedua yang bermuatan 1000 teus. Karena itu harus dikeruk lagi," ujar Wahid saat dihubungi Tempo, Sabtu, 15 November 2014. Baca berita lainnya Mewahnya Terminal Penumpang Tanjung PerakPada pertengahan 2016, Tanjung Perak ditargetkan akan memiliki kedalaman 16 meter dan lebar 200 meter. Tujuannya supaya kapal-kapal dari generasi ketujuh yang bermuatan 15 ribu teus dapat sandar. Pengerukan perlu dilakukan, kata Wahid, karena Pelabuhan Tanjung Perak sebagai pintu masuk menuju wilayah Indonesia bagian timur dengan intensitas kunjungan kapal sebanyak 150 hingga 170 setiap harinya.Baca Dahlan Akan Uji Coba Teknologi Baru Tanjung Perak"Kalau sudah seperti itu, Jawa Timur akan mampu bersaing dengan dunia internasional dalam dunia perdagangan ekspor-impor," kata Wahid. Biaya pembenahan pelabuhan, menurut Wahid, berasal dari pihak ketiga, yaitu PT Pelabuhan Indonesia III dan investor luar berkunjung ke galangan kapal PT PAL Indonesia, Jumat kemarin, 14 November, Menteri Koordinator Kemaritiman, Indroyono Soesilo, mengatakan Pelabuhan Tanjung Perak akan dibenahi bersama-sama dengan empat pelabuhan lainnya, yaitu Pelabuhan Belawan di Medan, Tanjung Priok di Jakarta, Soekarno-Hatta di Makasar dan Pembenahan kelima pelabuhan tersebut selain agar dapat bersaing dengan dunia internasional, khususnya Singapura, juga sebagai langkah Indonesia untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN sekaligus perwujudan dari program tol laut Presiden Joko Widodo. Baca berita sebelumnya Wujudkan Tol Laut, Lima Pelabuhan Penting Dibenahi EDWIN FAJERIALBerita TerpopulerG20, Sofyan Djalil Tak Setuju Usulan Menteri SusiMenko Sofyan Hanya yang Berkepentingan Boleh Ikut JokowiRespons Keluhan Kadin, Jonan Langsung Telepon RiniJK Kenaikan Harga BBM Harus Lebih Cepat
jadwal kapal sandar di pelabuhan tanjung perak